“Yang penting saya harus tetap fokus pada pekerjaan,” ujar Rosenior dikutip The Guardian, Kamis (22/1/2026).
“Saya ingin penggemar mendukung kami dan saya, dan untuk itu saya harus membuktikan diri.”
Chelsea musim ini tampil campur aduk di Eropa: kalah dari Bayern Munich, menang nyaman atas Ajax dan Benfica, kalah mengejutkan dari Qarabag, menaklukkan Barcelona, dan gagal memaksimalkan keunggulan atas Atalanta. Konsistensi tetap menjadi masalah, meski perubahan manajerial sering menjadi katalis kemenangan, sebagaimana terjadi di era Roberto Di Matteo (2012) dan Thomas Tuchel (2021).
Skuad Chelsea saat ini lebih muda dan belum berpengalaman dibanding era Di Matteo atau Tuchel. Beberapa wajah lama, seperti David Luiz, duduk di bangku cadangan Pafos, memunculkan nostalgia bagi sebagian penggemar.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













