

Jambi, — Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi Semester 3 Angkatan 2024 Kelas 3B melaksanakan kegiatan turun lapangan di Desa Hajran, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari pada 4–6 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Praktik Kesehatan Masyarakat KAT (Komunitas Adat Terpencil) yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat di wilayah terpencil.
Kegiatan ini diketuai oleh Raja Ibnu Fadillah selaku Ketua Pelaksana, Nasywa Aulia Rizqi sebagai Wakil Ketua Pelaksana, serta didampingi Kakak Pendamping Dea Safira dan Byan Andardina. Pelaksanaan praktik berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Muhammad Rifqi Azhary, S.K.M., M.K.M., serta Koordinator Mata Kuliah Praktik Kesehatan Masyarakat KAT Asparian, S.K.M., M.Kes., CIQaR.

Dosen pembimbing, Muhammad Rifqi Azhary, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Program seperti ini penting untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu kesehatan masyarakat secara nyata. Pendekatan edukatif yang mereka gunakan sangat relevan bagi anak-anak di wilayah terpencil,” ujarnya.
Kedatangan dan Koordinasi Awal
Rombongan mahasiswa berangkat dari Jambi pada pukul 08.00 WIB dan tiba di Desa Hajran sekitar pukul 11.00 WIB. Setibanya di lokasi, mahasiswa disambut oleh Sekretaris Desa Hajran, Muhammad Hamdan, dan dipersilakan menempati Balai Desa sebagai tempat menginap selama kegiatan berlangsung.

Pada siang harinya, perwakilan mahasiswa bersama kakak pendamping mengunjungi rumah Kepala Sekolah SD Negeri 132/I untuk meminta izin pelaksanaan program edukasi kesehatan. Berdasarkan arahan beliau, sasaran kegiatan difokuskan pada siswa kelas 1, 5, dan 6, karena kelas 2, 3, dan 4 telah mendapatkan edukasi dari kelompok mahasiswa lain yang juga tengah melaksanakan kegiatan di Desa Hajran.

Selanjutnya, mahasiswa bersama kakak pendamping mengunjungi rumah Bapak Waris, pendamping Suku Anak Dalam (SAD), untuk memastikan kemungkinan pelaksanaan edukasi bagi komunitas SAD. Namun karena beliau sedang sakit dan kelompok SAD tidak berada di lokasi, mahasiswa memutuskan fokus melaksanakan program terlebih dahulu di SD Negeri 132/I.
Pelaksanaan Program Kerja
Kegiatan edukasi dilaksanakan pada Rabu, 5 November 2025 dengan mengusung slogan “MESRA – Menggapai Sehat Bersama”. Mahasiswa membagi program menjadi tiga kelompok berdasarkan tema edukasi.
Kelompok 1 – Aksi Bersih Ceria: Membangun Kebiasaan Lingkungan Sehat
(Sasaran: Kelas 1 SD 132/I)
-
Edukasi Kebersihan Lingkungan & Praktik Menyapu
Anak-anak diajak mempraktikkan cara menyapu halaman serta diberi pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. -
Edukasi dan Praktik Pemilahan Sampah
Mahasiswa mengenalkan perbedaan sampah organik dan anorganik melalui gambar dan permainan pemilahan sampah secara interaktif. -
Menyanyi Bersama Tema Kebersihan
Lagu sederhana digunakan untuk menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan dengan cara yang menyenangkan.
Program ini mendapatkan respons antusias dari siswa karena mereka terlibat langsung dalam aktivitas praktik.
Kelompok 2 – Seteguk Sehat: Edukasi Pentingnya Minum Air Putih

(Sasaran: Kelas 5 SD 132/I)
-
Edukasi Pentingnya Minum Air Putih
Mahasiswa menjelaskan manfaat hidrasi, bahaya dehidrasi, serta jumlah konsumsi air yang dianjurkan bagi anak-anak. -
Lagu Edukatif Minum Air Putih
Lagu dan alat peraga digunakan untuk membantu siswa mengingat waktu-waktu penting minum air. -
Worksheet Edukatif
Siswa mengisi lembar kerja untuk menilai pemahaman mereka setelah kegiatan edukasi.
Kelompok 3 – Edukasi Gizi Seimbang & Praktik Mencuci Buah dan Sayur
(Sasaran: Kelas 6 SD 132/I)

-
Edukasi Manfaat Buah dan Sayur
Anak-anak diperkenalkan pada kelompok makanan sehat dan fungsinya bagi tubuh. -
Pengenalan Kandungan Gizi
Mahasiswa menjelaskan jenis gizi dari berbagai makanan sehari-hari dan pentingnya konsumsi buah serta sayur. -
Praktik Mencuci Buah dan Sayur
Mahasiswa memperagakan cara mencuci buah dan sayur yang benar menggunakan air bersih. Anak-anak juga ikut mencoba langsung.
Program ini menjadi salah satu yang paling menarik karena melibatkan praktik nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kunjungan Lanjutan dan Penyerahan Kenang-Kenangan
Pada siang hari, mahasiswa kembali mengunjungi rumah Bapak Waris. Namun, ia menyampaikan bahwa kelompok SAD masih belum dapat ditemui karena mereka sedang berada di lokasi lain. Mahasiswa kemudian menyerahkan plakat dan kenang-kenangan sebagai bentuk apresiasi.

Perwakilan mahasiswa bersama kakak pendamping juga bersilaturahmi ke rumah Kepala Desa Hajran untuk menyerahkan plakat serta kain sebagai cendera mata.
Hari Ketiga: Senam Bersama dan Penutupan
Pada Kamis, 6 November 2025, mahasiswa kembali ke SD 132/I untuk melaksanakan senam pagi bersama siswa. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Setelah senam, mahasiswa menggelar penutupan kegiatan sekaligus berpamitan kepada pihak sekolah. Sertifikat serta kenang-kenangan diserahkan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap keberlanjutan edukasi kesehatan di sekolah tersebut. Acara ditutup dengan sesi foto bersama.

Harapan Ke Depan
Dosen Koordinator Mata Kuliah, Asparian, S.K.M., M.Kes., CIQaR, memberikan komentar terkait keberlanjutan program.
“Selain memberi manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga melatih mahasiswa untuk memahami pendekatan pemberdayaan di komunitas terpencil. Saya berharap mahasiswa dapat terus mengembangkan keterampilan ini,” jelasnya.
Para siswa pun berharap kegiatan ini dilakukan kembali.
“Kakak-kakaknya baik, seru, dan ngajarnya jelas. Semoga tahun depan datang lagi,” ungkap seorang siswa kelas 5.
Kegiatan praktik yang berlangsung selama tiga hari ini dinilai memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa serta manfaat nyata bagi anak-anak Desa Hajran. Melalui program ini, mahasiswa UNJA berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap komunitas terpencil.












