“Wanita HKTI harus mampu menjadi jembatan yang kuat. Serap apa yang menjadi kebutuhan nyata para petani perempuan di lapangan, lalu formulasikan bersama pemerintah daerah agar melahirkan solusi yang tepat sasaran,” imbuhnya.
Senada dengan hal itu, prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini juga mendapat dukungan penuh dari lintas sektoral. Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Pemalang Eko Wardoyo, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Disperpan) Era Srinaeni, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Joko Ngatmo. Kehadiran para pejabat ini menandai kesiapan jajaran eksekutif dan legislatif untuk mengawal program-program pemberdayaan tani ke depan.
Melalui kepengurusan yang baru dilantik ini, Wanita HKTI Pemalang diharapkan tidak hanya fokus pada aspek budidaya pertanian konvensional, tetapi juga mulai menyentuh penguatan kelembagaan ekonomi perempuan tani melalui hilirisasi produk pasca-panen. (Red)











