Di sisi lain, Meutya juga memberikan seruan tegas kepada pihak-pihak yang sengaja memproduksi berita bohong demi menciptakan rasa takut di tengah publik.
“Kami betul-betul memohon kepada mereka yang ingin mengganggu atau memprovokasi—kasihan masyarakat. Selama informasinya benar, silakan. Tapi jangan menyebarkan informasi palsu dengan keinginan untuk membuat ketakutan di tengah masyarakat,” tegasnya.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Sebelumnya, Komdigi telah melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap sejumah unggahan viral di media sosial—seperti klaim palsu terkait aksi demonstrasi hingga perusakan gedung pemerintah—yang terbukti merupakan hasil penyuntingan dan manipulasi konteks peristiwa masa lalu. Komdigi mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui kanal penelusuran fakta resmi sebelum membagikannya.












