Lebih lanjut, Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Zahrie Ahmad menyatakan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tahunan yang selalu dinantikan oleh masyarakat. Kirab Bendera Raksasa ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga menjadi simbol penghormatan para pemuda terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan di masa lampau.
“Alhamdulillah, hari ini ratusan generasi muda kota Kediri mengikuti kegiatan kirab bendera merah putih berukuran besar tersebut, baik dari kalangan organisasi kepemudaan, pelajar, karang taruna, pecinta alam bahkan masyarakat yang secara sukarela mengikuti garis bendera pada kirab ini,” ujarnya.
“Titik awal kegiatan ini dari Balai Kota Kediri, menuju area wisata Goa Selomangleng. Bendera raksasa berukuran 60 x 40 meter sedianya besok pagi akan dibentangkan di puncak Gunung Klotok Kota Kediri,” imbuhnya.
Ketua Pemuda LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno turut berpartisipasi sebagai peserta kirab bendera raksasa merah putih yang berlangsung meriah di Kota Kediri. Ia menyampaikan bahwa kirab bendera ini bukan sekadar perayaan rutin, tetapi memiliki makna yang dalam sebagai simbol kebanggaan dan persatuan bangsa Indonesia.
“Kirab Bendera Merah Putih ini merupakan kebanggaan kita sebagai bangsa yang merdeka, sekaligus wujud persatuan seluruh elemen masyarakat. Kami di LDII selalu diingatkan supaya menjadi pemuda yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat kebangsaan ini tetap hidup,” ujarnya.













