- Cek Menu Admin Perangkat Buka Pengaturan > Keamanan > Admin Perangkat. Jika Anda menemukan aplikasi selain “Temukan Perangkat Saya” (seperti nama aplikasi kredit), fiks itu adalah HP kreditan.
- Wajib Factory Reset di Tempat Mintalah penjual untuk melakukan Reset Pabrik di depan Anda. HP kreditan biasanya akan langsung meminta login akun kredit atau terkunci tepat setelah proses reset selesai.
- Uji Lepas Pasang SIM Card Banyak sistem pengunci yang bereaksi saat SIM card utama dicabut atau saat HP terhubung ke internet. Pastikan Anda memasang kartu SIM Anda dan mengaktifkan Wi-Fi saat mengecek barang.
- Harga Terlalu Murah Waspadalah jika harga yang ditawarkan jauh di bawah harga pasar (misalnya selisih Rp1-2 juta). Penjual biasanya ingin barang cepat laku sebelum HP tersebut terdeteksi menunggak dan terkunci.
Selain rugi secara materi karena HP tidak bisa dipakai, membeli HP yang masih dalam status kredit macet juga berisiko secara hukum. Secara teknis, barang tersebut masih milik perusahaan pembiayaan selama cicilan belum lunas. Membelinya secara sengaja bisa dianggap sebagai tindakan penadahan.
Jangan hanya terpesona dengan kemulusan bodi HP. Pastikan Anda membeli dari penjual yang tepercaya atau toko yang memberikan garansi bahwa unit tersebut bebas dari ikatan kontrak pihak ketiga.
Ingat, lebih baik membayar sedikit lebih mahal untuk HP yang aman daripada murah tapi akhirnya tidak bisa digunakan sama sekali. Cek dulu, baru bayar!














