Pengertian Isra Mi’raj
Menurutnya, Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa yang sangat agung. Rasulullah memperoleh berbagai macam pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi kelengkapan dirinya, untuk mengemban tugas yang berat sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta.
“Isra yang dimaksudkan adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari masjid Al-Haram ke masjid Al-Aqsa.”
Sedangkan Mi’raj adalah perjalanan beliau dari masjid Al-Aqsa ke Sidrah Al-Muntaha. Sidrah Al-Muntaha sendiri adalah tempat di langit yang bersifat ghaib, tidak mungkin dijangkau oleh panca indera manusia, bahkan tidak dapat dijangkau oleh akal pikiran”, jelasnya
“Lewat peringatan peristiwa Isra Mi’raj nabi Muhammad SAW, mari kita lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Banyak makna yang dapat diambil dalam diri nabi Muhammad SAW berupa keteladanan yang sangat baik bagi umat Islam”, pungkasnya.
Sementara itu, dalam tauziahnya Ustad Sertu Sumanto menyampaikan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan suatu mukjizat yang sangat luar biasa dan hanya dialami oleh Baginda Nabi Besar Muhammad SAW.
“Peristiwa ini juga mengandung makna tentang penghambaan diri manusia kepada Sang pencipta alam semesta ini, yang maha segalanya, yaitu perintah untuk melaksanakan ibadah sholat, puasa, zakat dan lainnya.
Sebagai hamba Allah hendaknya kita harus mengutamakan dan mengimplementasikan nilai-nilai sholat dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari, sehingga kita dapat menjalani berbagai dinamika kehidupan,” Tutupnya



















