Ia menyebutkan, jika dulu desa di sekitar lokasi sepi, kini perekonomiannya telah meningkat.
“Alhamdulillah dengan dukungan semua lapisan masyarakat, [kini] ekonomi meningkat, UMKM-nya meningkat, [dan] mengurangi angka pengangguran,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini telah menyerap sekitar 10.000 tenaga kerja dan memiliki rencana pengembangan ke depan hingga 15.000-20.000 karyawan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menarik investor dan perusahaan lain untuk masuk ke Pemalang.
Sebagai penutup, Abdullah kembali meminta dukungan media untuk berkolaborasi dalam memberikan informasi yang positif.













