Akibat peristiwa tersebut, bagian teras rumah mengalami kerusakan cukup parah. Retakan tanah tampak memanjang hingga sekitar empat meter, dengan kedalaman diperkirakan mencapai 40 hingga 60 sentimeter. Kondisi tersebut membuat rumah berada dalam posisi rawan jika hujan kembali turun.
“Kami takut kalau hujan terus, longsornya bisa makin besar,” katanya dengan nada cemas.
Ancaman longsor tak hanya terjadi di satu titik. Pergerakan tanah juga dilaporkan terjadi di bantaran Kali Cikadu, tepatnya di belakang Pos Keamanan Perumahan Imanan Extension RT 001/003, Desa Serang. Di lokasi itu, derasnya aliran air menggerus tanah hingga menyebabkan bagian bantaran amblas.













