2. Aipda Petrus Apriyanto
Aipda Petrus Apriyanto, yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut, ditemukan dengan luka tembak yang berasal dari arah depan mata kiri. Proyektil peluru yang menembus tubuhnya akhirnya bersarang di tempurung kepala. Hasil autopsi mengungkapkan bahwa tembakan tersebut sangat dekat dengan area vital kepala, yang menjadi faktor utama penyebab kematian.
3. Briptu Ghalib Surya Ganta
Briptu Ghalib Surya Ganta ditemukan dengan luka tembak di bagian sisi kiri bibir, yang tembus hingga rongga mulutnya. Proyektil peluru tersebut ditemukan di bagian belakang tempurung kepala. Luka tembak yang mengenai kepala bagian belakang ini mengindikasikan bahwa tembakan dilakukan dengan jarak dekat dan dengan sasaran yang sangat fatal.












