Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Nasional

Geram! Kuswanto, SH., Minta Usut Tuntas Pihak SMPN 3 Yang Menahan Ijazah Siswa Lantaran Belum Bayar Iuran Kelulusan

×

Geram! Kuswanto, SH., Minta Usut Tuntas Pihak SMPN 3 Yang Menahan Ijazah Siswa Lantaran Belum Bayar Iuran Kelulusan

Sebarkan artikel ini

Terganjal Persyaratan
Ia menilai kemungkinan kondisi tersebut karena kebijakan kepala sekolah yang lama.

“Ya mungkin saja itu kebijakan yang dulu (kepala sekolah yang lama) tapi saya tidak mau menyalahkan atau menuduh yang dulu ya mas,” sambungnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dwi menegaskan sekolah tidak pernah mematok besaran sumbangan sukarela.

“Kami tidak pernah mematok besaran nilai sumbangan suka rela karena kan sifatnya seikhlasnya. Kalau nilainya sampai Rp 1 juta juga tidak mungkin,” terangnya.

Karena itu, Dwi Putri menuturkan dirinya akan menanyakan klaim itu ke Tisha yang merupakan wali kelas Novi. Selain itu, ia juga berharap orang tua Novi bisa datang ke sekolah dan mengambil ijazah putrinya.

“Nanti saya akan kroscek masalah ini ke Bu Tisha, kebetulan beliaunya lagi acara MGMP. Saya juga berharap agar Pak Sumani bisa langsung mengambil ijazah anaknya ke sekolah tanpa dipungut biaya apapun alias gratis,” katanya.

Lebih lanjut, Dwi mengungkapkan masih ada beberapa ijazah murid-murid SMPN 3 Weleri Kendal yang masih belum diambil. Ia tak merinci alasan masih menumpuk.

“Memang masih ada ijazah siswa yang masih menumpuk di sini tapi untuk jumlahnya saya belum tahu. Kalau alasannya tidak diambil, saya juga tidak tahu tapi di antara ijazah tersebut ada yang belum cap tiga jari dan anaknya sudah keburu kerja ke luar kota,” ungkapnya.

Dwi berharap agar anak didiknya yang belum mengambil ijazah supaya segera mengambilnya.

























error:
Verified by MonsterInsights