Dalam sambutannya yang disiarkan secara video conference, Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Joko Juliantono, menyatakan bahwa pembangunan fisik ini merupakan tonggak dimulainya operasional Koperasi Merah Putih.
“Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya operasional koperasi. Dengan dukungan TNI dan seluruh elemen bangsa, saya yakin pembangunan akan berjalan cepat dan bermanfaat besar bagi masyarakat,” ujar Menteri Ferry.
Ia menegaskan, Koperasi Merah Putih dirancang untuk menjadi instrumen ekonomi utama di tingkat desa yang berfungsi sebagai penyalur kebutuhan pokok, penampung hasil pertanian, dan bagian penting dari kebangkitan ekonomi nasional.
Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf. Muhammad Arif, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa TNI siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program ini.
“Kami dari Kodim 0711/Pemalang bersama seluruh jajaran Forkopimda siap mendukung program pembangunan Koperasi Merah Putih ini. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian menjadi kunci keberhasilan program nasional ini. TNI akan selalu hadir untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam setiap upaya membangun negeri,” tegas Dandim.
Di tempat yang sama, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, telah jauh hari menunjukkan komitmennya. Sebelumnya, Pemalang menjadi salah satu daerah yang berhasil menuntaskan pembentukan badan hukum untuk seluruh Koperasi Merah Putih di 212 desa dan 11 kelurahan. Kehadiran fisik berupa gudang dan gerai ini akan memuluskan langkah Pemalang menjadikan koperasi sebagai subjek ekonomi yang mandiri dan profesional di tingkat desa.
Program pembangunan 80.000 gerai pergudangan dan koperasi ini diinisiasi untuk:



















