Pemalang, Jawa Tengah – Bupati Pemalang, H. Mansur Hidayat, ST., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024, di halaman Mapolres Pemalang Jl. Jendral Sudirman Timur No. 25 Wanarejan Selatan kecamatan Taman kabupaten Pemalang, Kamis (4/4/2024). Apel ini diikuti oleh personel TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang Korem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Ade Afri Verdaniex, S.I.P., dan Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya, S.I.K., M.H. turut mendampingi Bupati Pemalang dalam memimpin Apel Gelar Pasukan tersebut. Sedangkan AKP Budi Prayitno SH Kasat lantas Polres Pemalang sebagai Komandan apel.

Dalam amanat Kapolri, melalui Bupati Pemalang menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2024 dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

 

Apel Gelar Pasukan Ketupat Candi 2024

“Tahun ini, diprediksi akan terjadi peningkatan jumlah pemudik dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, diperlukan sinergitas dan kerja sama yang baik dari semua pihak untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik,” kata Bupati.

Berdasarkan survei indikator kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 mencapai 89,5% atau meningkat 15,7% dibanding Tahun 2022.

Hal ini merupakan wujud apresiasi masyarakat atas kerja keras kita bersama yang harus dipertahankan dan ditingkatkan dalam pengamanan arus mudik dan balik tahun ini.

Perlu diketahui, Bahwa operasi terpusat dengan Sandi “Operasi Ketupat 2024” yang berlangsung selama 13 hari kedepan. Dimulai sejak 4 April hingga 16 April 2024.

Bupati berharap, kedepankan langkah-langkah humanis terapkan body system dan pedomani SOP. Agar dapat memberikan pelayanan terbaik dengan presisi sebagaimana harapan masyarakat.

Kegiatan apel ini juga merupakan sebagai komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait, dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H.

Dalam operasi tersebut, telah dipersiapkan 5.784 pos, yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu, dalam rangka pelayanan dan pengamanan.

Terutama pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian. Pastinya pos-pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal.

Usai pelaksanaan Apel Gelar pasukan operasi kepolisian ketupat candi – 2024″ kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti miras hasil pada operasi pekat candi 2024.