Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Bupati Pemalang Soroti Pengelolaan BUM Desa, Sampah, dan Pencegahan Kekerasan dalam Rakor Kepala Desa

×

Bupati Pemalang Soroti Pengelolaan BUM Desa, Sampah, dan Pencegahan Kekerasan dalam Rakor Kepala Desa

Sebarkan artikel ini
Bupati Pemalang Soroti Pengelolaan BUM Desa, Sampah, dan Pencegahan Kekerasan dalam Rakor Kepala Desa
Bupati Pemalang Soroti Pengelolaan BUM Desa, Sampah, dan Pencegahan Kekerasan dalam Rakor Kepala Desa

PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menekankan sejumlah poin penting kepada 171 Kepala Desa se-Kabupaten Pemalang dalam Rapat Koordinasi Kepala Desa (Rakordes) yang digelar di Pendopo Kabupaten pada Kamis (24/7/2025). Tiga isu utama yang menjadi sorotan bupati adalah optimalisasi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), penanganan sampah, serta upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dalam arahannya, Bupati Anom meminta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) untuk secara intensif membina pengelolaan dan pengembangan BUM Desa dan BUM Desa Bersama. Hal ini bertujuan agar potensi ekonomi desa dapat dimaksimalkan demi kesejahteraan masyarakat.

Isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, juga menjadi perhatian serius. Bupati Anom menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kepala Dinpermasdes untuk terus memonitor dan mengevaluasi realisasi pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa). Ia juga menekankan pentingnya pengalokasian anggaran yang optimal bagi desa-desa yang belum menganggarkan untuk penanganan sampah.

Selain itu, Bupati Anom menyoroti masalah sosial dengan meminta para Kepala Desa untuk berperan aktif dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kepala desa diharapkan dapat memberikan edukasi dan pengawasan kepada warganya guna mencegah terjadinya tindak kekerasan atau pelecehan.

Selain ketiga poin utama tersebut, Bupati Anom juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik desa, dukungan ketahanan pangan melalui ketersediaan pupuk bersubsidi, pelaksanaan RHAPSODI Award Periode 2, Gerakan Jumat Bersih, serta intervensi penanggulangan kemiskinan dengan data yang valid.

Kepala Dinpermasdes Kabupaten Pemalang, Ahmady Stiawan, menjelaskan bahwa rakor ini dihadiri oleh 267 peserta, termasuk jajaran Forkopimda dan kepala OPD terkait. Tujuan utama rakor ini adalah menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan program antara Pemerintah Kabupaten dan Desa, demi mendukung tercapainya visi dan misi Kabupaten Pemalang.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights