“Kami harus bangkit. Hasil-hasil yang kami dapatkan sepanjang 2026 tidak cukup baik. Ada banyak detail kecil yang berjalan ke arah yang salah dan kami harus segera mengubahnya,” ujar Guardiola dikutip dari The Guardian, Rabu (21/1/2026).
Kekalahan ini membuat posisi Manchester City di klasemen Liga Champions menjadi tidak aman. Guardiola menyadari tekanan akan semakin besar, mengingat jadwal padat yang menanti timnya dalam waktu dekat.
Sementara itu, pelatih Bodø/Glimt Kjetil Knutsen menyebut kemenangan atas Manchester City sebagai momen bersejarah bagi klubnya. Ia menilai kerja kolektif dan disiplin permainan menjadi kunci keberhasilan timnya menumbangkan salah satu tim terbaik dunia.
“Ini kemenangan besar bagi kami. Para pemain bekerja sangat keras dan suporter pantas menikmati malam yang spesial ini,” ujar Knutsen.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













