Kepala Bakesbangpol, Bagus Sutopo, menegaskan bahwa pemilihan Tabebuya memiliki makna ganda—yaitu untuk mewujudkan misi Hijau dan Apik sekaligus. Pohon yang dikenal dengan bunganya yang menyerupai sakura ini akan memberikan sentuhan keindahan visual bagi masyarakat.
“Kita menanam tanaman untuk menghijaukan suasana, dan tanaman yang ditanam adalah tanaman bunga Tabebuya ini untuk menambah keindahan wajah kota di Kabupaten Pemalang,” tutur Bagus.
Tutuko Raharjo menambahkan bahwa Tabebuya yang ditanam adalah varietas ‘aneka warna’—mulai dari hijau, kuning, hingga putih—yang akan memberikan pemandangan menarik saat berbunga. Meskipun tanaman keras lain seperti mahoni juga dipertimbangkan, Tabebuya dipilih pada tahap awal untuk segera menciptakan kesan hijau dan indah di kanan-kiri jalan.
Aksi penanaman ini tidak hanya melibatkan seluruh jajaran Pemkab Pemalang, Polri, Kecamatan, dan Desa setempat, tetapi juga menggandeng partisipasi aktif dari masyarakat.
“Hari ini kelompok masyarakat juga sudah ikut dari LDII, karyawan pompa bensin Bojongbata, masyarakat Desa Lawangrejo juga ikut,” jelas Tutuko Raharjo. Di lokasi kedua, kolaborasi juga melibatkan 8 OPD ditambah dari PT.LKM BKD dan SPBU Bojongbata.













