Pemalang, CMI News – Sebuah insiden pencurian dini hari di Desa Penusupan, Kecamatan Randudongkal, pada Rabu (21/05/2025) hampir saja berakhir fatal bagi seorang pelaku berinisial Dedi (30). Berkat kesigapan dan keberanian Babinsa Desa Penusupan, Serka Tuswan, Dedi berhasil diselamatkan dari amukan massa yang sudah memuncak.
Mencekamnya Suasana di Dini Hari
Kejadian bermula sekitar pukul 03.30 WIB ketika Dedi bersama seorang rekannya membobol rumah dan gudang gabah milik Bapak Mahfud di RT 05 RW 01, Desa Penusupan. Keduanya diduga masuk dengan merusak kunci gembok pintu belakang menggunakan linggis.
Namun, aksi mereka tak berjalan mulus. Bapak Mahfud yang sudah menyadari aktivitas mencurigakan sejak pukul 02.15 WIB, memilih untuk mengintai. Setelah memastikan bahwa pencurian benar-benar sedang berlangsung, Bapak Mahfud menunggu hingga barang-barang mulai diangkut sebelum akhirnya melakukan penangkapan.
Sempat terjadi kejar-kejaran dramatis hingga ke area persawahan sebelum Dedi berhasil diamankan oleh korban dan warga sekitar.
Detik-detik Penyelamatan oleh Serka Tuswan
Begitu tertangkap, Dedi menjadi sasaran amukan warga yang geram. Suasana semakin memanas dan tak terkendali. Melihat situasi kritis tersebut, Ketua RT setempat, Bapak Yatin, dengan cepat menghubungi Serka Tuswan.
Tanpa membuang waktu, Serka Tuswan segera meluncur ke lokasi kejadian. Dengan sigap dan profesional, ia menerobos kerumunan massa yang emosional dan berhasil mengamankan pelaku dari amukan warga. Tindakan cepat Serka Tuswan ini patut diacungi jempol, tidak hanya karena ia berhasil mengendalikan situasi yang sudah tegang, tetapi juga karena ia menjunjung tinggi proses hukum dan mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri.
Proses Hukum dan Imbauan Kewaspadaan
Setelah berhasil diamankan, Dedi segera dibawa ke RS Muhammadiyah Mardhatillah Randudongkal untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang dideritanya. Selanjutnya, pelaku langsung diserahkan ke Polsek Randudongkal untuk proses hukum lebih lanjut.
Barang bukti yang berhasil diamankan dari lokasi kejadian antara lain 1 unit TV 32 inch, 1 tabung gas LPG 3 kg, 1 set speaker aktif merek Polytron, 1 karung kabel listrik, 1 buah karpet, 1 kipas angin, dan 6 karung gabah kering. Sementara itu, pelaku kedua yang menggunakan sepeda motor Yamaha Lexi berhasil melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Menyikapi maraknya aksi pencurian ini, Serka Tuswan mengimbau seluruh warga Desa Penusupan dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan. “Kerja sama antara warga dan aparat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang mereka lihat di lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk memburu pelaku yang berhasil melarikan diri, demi menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















