Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Prabowo Resmikan Proyek Petrokimia Rp62,4 Triliun, Terbesar di ASEAN: Dorong Hilirisasi Migas Nasional

×

Prabowo Resmikan Proyek Petrokimia Rp62,4 Triliun, Terbesar di ASEAN: Dorong Hilirisasi Migas Nasional

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

CMI News — Upaya pemerintah memperkuat hilirisasi migas mencapai babak baru. Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan New Ethylene Project milik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, Kamis (6/11).

Proyek petrokimia bernilai US$3,9 miliar atau setara Rp62,4 triliun ini menjadi investasi terbesar di Asia Tenggara dan menjadi kompleks Naphtha Cracker pertama di Indonesia dalam 30 tahun terakhir.

Akselerasi Hilirisasi Migas

New Ethylene Project merupakan bagian penting dari strategi nasional untuk memperkuat rantai nilai industri migas. Pabrik yang mulai dibangun pada 2016 ini resmi beroperasi komersial pada Oktober 2025.

Dalam fact sheet yang dibagikan, nilai produksi hilirisasi diperkirakan mencapai US$2 miliar per tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar US$1,4 miliar akan berfungsi sebagai substitusi impor—sementara sekitar US$600 juta berpotensi menambah kontribusi ekspor nasional.

Produksi dan Manfaat Industri

Fasilitas ini mengolah bahan baku Naphta (hingga 3,2 juta ton per tahun) dan LPG menjadi produk hulu dan hilir yang penting bagi industri manufaktur nasional.

Produk hulu yang dihasilkan antara lain:

Ethylene (1.000 kTA)

Propylene (520 kTA)

Mixed C4 (320 kTA)

Pyrolysis Gasoline (675 kTA)

























banner
error:
Verified by MonsterInsights