Cikarang — Liverpool mengambil langkah penting dengan menyesuaikan jadwal pramusim mereka, menyusul kabar duka atas meninggalnya Diogo Jota.
Pemain asal Portugal itu berpulang dalam kecelakaan mobil tragis bersama adiknya, Andre Silva, di wilayah utara Spanyol pada Kamis (3/7/2025).
Kepergian Jota secara tiba-tiba menyisakan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga dan kerabat, tapi juga bagi dunia sepak bola.
Suasana haru menyelimuti Anfield. Ribuan pendukung datang silih berganti untuk meninggalkan bunga, syal, dan pesan-pesan penuh cinta di gerbang stadion. Sebuah penghormatan yang menunjukkan betapa besarnya arti Jota bagi Liverpool.
Upacara pemakaman telah dilangsungkan Sabtu lalu di Gondomar, Portugal, kota kelahirannya. Beberapa rekan setim dan mantan pemain Liverpool turut hadir, termasuk Virgil van Dijk dan Jordan Henderson.
Nama-nama besar dari Timnas Portugal seperti Ruben Neves, Joao Cancelo, hingga Bernardo Silva juga datang memberi penghormatan terakhir.
Fokus Klub Memberi Waktu untuk Berduka
Situasi ini membuat Liverpool menyesuaikan kembali jadwal latihan pramusim. Seharusnya tim kembali berkumpul pada Jumat (4/7/2025), namun klub memutuskan memberi waktu lebih panjang bagi para pemain. Jadwal baru ditetapkan pada Selasa (8/7/2025).
Pelatih kepala Arne Slot dan jajaran manajemen menyampaikan bahwa tak ada tekanan bagi pemain untuk kembali terlalu cepat. Klub memilih memberi ruang agar seluruh anggota tim bisa melalui masa berkabung ini dengan tenang dan penuh dukungan.
Agenda Pramusim Masih dalam Peninjauan
Liverpool juga tengah mengevaluasi kembali seluruh rangkaian pramusim, termasuk laga uji coba melawan Preston North End yang rencananya digelar Minggu (13/7/2025) di Deepdale. Jadwal pertandingan bisa berubah, tergantung kesiapan tim.
Setelah itu, The Reds direncanakan melanjutkan tur pramusim ke Asia Tenggara untuk melawan AC Milan dan Yokohama FC. Agenda pramusim akan ditutup dengan laga kandang melawan Athletic Club di Anfield pada 4 Agustus.
Sepanjang masa pramusim nanti, klub memastikan akan terus memberi penghormatan kepada Jota, baik di lapangan maupun di luar pertandingan. Kehilangan ini terasa besar, dan Liverpool ingin menanganinya dengan penuh empati dan rasa hormat.



















