CMI News – Presiden Joko Widodo Prabowo Subianto kembali menyoroti praktik penyelundupan komoditas strategis Indonesia, khususnya timah dari Bangka Belitung. Menurutnya, hampir 80% produksi timah nasional justru keluar dari jalur ilegal menuju pasar internasional.
“Macam-macam caranya, ada yang pakai kapal, ferry, bahkan sampan. Tapi sekarang sudah kita tutup, tidak boleh ada yang keluar,” tegas Prabowo dalam keterangannya, Selasa (30/9).
Kebocoran Sistemik dan Tambang Ilegal
Bangka Belitung sejak lama dikenal sebagai salah satu produsen timah terbesar dunia. Namun, alih-alih menambah devisa negara, hasil tambang justru banyak bocor lewat jalur ilegal. Prabowo menyebut terdapat sekitar 1.000 tambang timah ilegal yang masih beroperasi di wilayah tersebut.













