Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Warga Simpur Pemalang Mengeluh, Penyaluran Bantuan Beras di Diduga Diwarnai Pungli

×

Warga Simpur Pemalang Mengeluh, Penyaluran Bantuan Beras di Diduga Diwarnai Pungli

Sebarkan artikel ini

PEMALANG – Kabar kurang sedap muncul dari Dusun Cengis, Desa Simpur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras yang seharusnya gratis, diduga diwarnai praktik pungutan liar (pungli) sebesar Rp10.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

 

Warga: “Diminta Uang Transport, Harus Pas”

Berdasarkan penelusuran di lapangan, sejumlah warga mengaku dimintai uang saat mengambil bantuan tersebut. Salah satu penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dirinya harus menyetor uang dengan dalih biaya transportasi.

“Iya, diminta Rp10.000 untuk transport. Sebenarnya senang dapat beras dan minyak, tapi ya ada tambahan bayar itu. Mintanya pun harus uang pas,” ungkapnya kepada media.

 

Warga lain turut mengeluhkan hal serupa.

Ketidaktahuan masyarakat mengenai regulasi penyaluran bantuan yang seharusnya bebas biaya, dimanfaatkan oleh oknum untuk menarik keuntungan pribadi yang memberatkan penerima manfaat.



banner
error:
Verified by MonsterInsights