
Pekalongan, Jawa Tengah – Banjir bandang menerjang Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada Rabu (13/3) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam.
Menurut informasi dari warga setempat, banjir bandang datang secara tiba-tiba dan sangat deras.
Air bah dengan ketinggian mencapai 2 meter menerjang permukiman warga, merusak rumah-rumah, dan menghanyutkan sejumlah barang berharga.

Dua Warga Meninggal Terseret Arus Banjir Bandang
Akibat kejadian ini, dua orang warga Desa Wangandowo dilaporkan meninggal dunia, yaitu seorang ibu Warsila (38) dan Sifa (10). Sedang Wasturi (49) mengalami luka di bagian leher dan dirujuk ke RSUD KAJEN untuk di lakukan penanganan Lanjutan
Tim SAR Evakuasi dan Pendataan
Tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Pekalongan, TNI, Polri, dan relawan telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi warga terdampak.
Petugas juga mendirikan posko pengungsian di Balai Desa Wangandowo untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.
Hingga Kamis (14/3) pagi, air sudah mulai surut. Namun, sejumlah warga masih memilih untuk mengungsi karena khawatir akan terjadi banjir susulan.
BPBD Kabupaten Pekalongan masih melakukan pendataan kerusakan akibat banjir bandang ini.
Diimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama di wilayah yang rawan bencana.








