Ia menyebut, skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pengalaman profesional, pelatihan, maupun kompetensi yang diperoleh selama bekerja di luar negeri dapat diakui sebagai bagian dari proses akademik sehingga mempercepat penyelesaian studi tanpa mengurangi mutu pendidikan.
Sementara itu, Wakil Menteri P2MI, mengapresiasi langkah progresif UMP yang menjadi salah satu perguruan tinggi yang menghadirkan layanan pendidikan bagi PMI.
Peningkatan kualitas pendidikan ditegaskan Wamen menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat daya saing PMI di tingkat global.

“Mereka memiliki pengalaman yang luar biasa dan perlu mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan jenjang pendidikan sehingga ketika kembali ke tanah air memiliki nilai tambah yang lebih tinggi”, ucap Wamen.
Kolaborasi antara Kementerian P2MI dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pengembangan kompetensi yang berkelanjutan bagi PMI.

















