Kejadiannya saat jam istirahat, sekitar jam 09.00, kata Nasrun kepada awak media di Unit PPA Polresta Balikpapan, Sabtu (2/3/2024) siang tadi.
Reina mengungkapkan, “Aksi perundungan itu bermula saat siswa berinisial R mengirim sebuah gambar tak senonoh kepada anggota keluarga terduga pelaku berinisial S. ” S ini tidak terima, lalu dia menegur R di kelas, siswa lainnya yang ada disitu ikut mengeroyok. mereka sebenarnya tidak ada masalah sama R,” ungkap Reina.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Siswa lain yang ikut mengeroyok korban R masing-masing yakni S, M, MR, AB, AMR serta F. “F ini gak ikut mengeroyok, dia cuma merekam aksi perundungan itu dan sama sekali gak ikut terlibat pemukulan,” Jelasnya
Sesaat setelah kejadian itu, Nasrun dan Reina pun membawa siswa yang terlibat aksi perundungan itu keruang BK, siswa yang terlibat pun langsung di damaikan oleh pihak sekolah serta diberikan sanksi.
Mereka mengaku kaget setelah video perundungan disekolah itu beredar luas di masyarakat Jumat (1/3/2024) kemarin hingga akhirnya viral dimedia sosial.
Melihat kondisi itu, pihak sekolah lantas menggelar rapat dengan para siswa serta orangtua siswa dan pihak RT pagi tadi.
“Sekarang kasusnya sudah ditangani di Unit PPA Polresta Balikpapan,” tutup Reina.















