
PEMALANG – DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Pemalang melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) tengah gencar melaksanakan sejumlah proyek infrastruktur pengairan. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam menanggulangi bencana banjir rob, menormalisasi jalur transportasi nelayan, serta menjaga ketahanan pangan melalui optimalisasi sistem irigasi.
Berdasarkan data yang dihimpun dari rilis resmi DPUTR Kabupaten Pemalang, terdapat empat titik fokus pengerjaan yang saat ini sedang berjalan di beberapa kecamatan.
1. Bentengi Desa Kertosari dari Banjir Rob
Proyek pertama difokuskan pada pembangunan bangunan perkuatan tebing di Sungai Sicumplung, Desa Kertosari, Kecamatan Ulujami. Infrastruktur ini sengaja dibangun guna meminimalisasi dampak banjir rob (pasang air laut) yang kerap melanda pemukiman warga dan lahan pertanian di wilayah pesisir tersebut.
2. Pengerukan Muara Sungai Waluh untuk Akses Nelayan
Guna mendukung perekonomian sektor kelautan, DPUTR juga melakukan pengerukan di muara Sungai Waluh, Desa Asemdoyong. Langkah normalisasi ini diambil untuk mengatasi masalah pendangkalan akibat sedimentasi yang tinggi. Mengingat muara tersebut merupakan jalur lalu lintas vital bagi perahu-perahu nelayan setempat, pengerukan ini diharapkan dapat mengembalikan kelancaran akses keluar-masuk kapal.
3. Revitalisasi Embung Danayasa Demi Irigasi Pertanian
Di sektor pertanian, pemeliharaan sarana pengairan dilakukan melalui pengerukan Embung Danayasa. Proyek pengerukan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi optimal embung sebagai tempat penampungan air hujan. Dengan normalnya daya tampung embung, pasokan air untuk jaringan irigasi sawah di sekitarnya dapat terjamin, terutama saat memasuki musim kemarau.

4. Pemasangan Pintu Air di Sungai Sembilangan Barat
Melengkapi upaya penanganan rob di Kecamatan Ulujami, DPUTR melakukan pekerjaan pemasangan pintu air di Sungai Sembilangan Barat, Desa Kaliprau. Pintu air ini berfungsi sebagai sistem kendali (kontrol) untuk menghalau laju air rob agar tidak masuk meluap ke area sungai daratan dan pemukiman warga.
Catatan Redaksi: Seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan di bawah program kerja Pemerintah Kabupaten Pemalang dengan mengusung komitmen gerak cepat pembangunan daerah, sebagaimana digaungkan melalui pemanfaatan program sektoral yang terintegrasi demi kesejahteraan masyarakat Pemalang. (Red)






