
Pemalang, CMI News – Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mini Babakan, Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal. Turnamen sepak bola tahunan yang dinanti-nanti, Liga Guyub Rukun, kembali digelar untuk yang ke-8 kalinya. Turnamen ini tidak hanya menyajikan persaingan di lapangan hijau, tetapi juga menjadi wadah penting untuk mempererat kebersamaan dan persaudaraan antarwarga.
Turnamen ini diikuti oleh 8 tim terbaik yang mewakili 10 RT di Desa Lodaya. Setiap tim bertanding dengan semangat sportif untuk meraih kemenangan, namun esensi utama dari ajang ini jauh lebih berharga dari sekadar piala. Ketua Panitia, Surino, dalam sambutannya menekankan nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam acara ini.
“Mari kita junjung tinggi sportifitas. Kemenangan bukan tujuan utama, yang terpenting kita bisa saling mengenal, akrab, dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Pernyataan ini disambut antusias oleh seluruh peserta dan penonton. Suara sorak-sorai dari warga yang memadati stadion menjadi bukti nyata betapa acara ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi desa.

Warga dari berbagai penjuru desa datang untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Dengan semangat guyub rukun, turnamen ini membuktikan bahwa sepak bola memiliki peran lebih dari sekadar olahraga. Di Desa Lodaya, sepak bola menjadi jembatan yang kokoh untuk merajut silaturahmi, memperkuat rasa memiliki, dan membangun persatuan. Liga Guyub Rukun ke-8 ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi yang melestarikan nilai-nilai luhur dan kebersamaan di tengah masyarakat.








