Akibat kejadian tersebut, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, karena luka yang parah, jari kaki dan tangannya terpaksa harus di operasi atau diamputasi.
Tragedi ini tentu menjadi pukulan telak bagi korban yakni WY dan keluarganya. Ia kini harus menjalani hidup dengan keterbatasan fisik yang besar.
Diketahui korban merupakan warga Desa Surajaya, yang saat ini berdomisili di Desa Paduraksa (Sirau) bersama sang istrinya.
Kecelakaan kerja seperti ini tidak jarang terjadi di Indonesia. Kurangnya penerapan prosedur keselamatan kerja yang memadai menjadi salah satu faktor utama penyebabnya.
Oleh karena itu, penting bagi pihak-pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan kerja demi mencegah tragedi serupa terulang kembali













