PEMALANG, CMI News – Pemerintah Desa Pakembaran, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal. Langkah strategis ini diwujudkan melalui program peningkatan kualitas jalan desa, yang fokus utamanya adalah membuka akses yang lebih lancar bagi sektor pertanian dan perdagangan.

​Proyek vital ini berlokasi di Dusun Grendi, yang secara spesifik menjangkau wilayah RT 07 dan 08, RW 02. Peningkatan jalan lingkar ini didanai sepenuhnya melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025, sebuah alokasi yang secara khusus ditujukan untuk memperkuat sarana dan prasarana dasar desa.

​Kepala Desa Pakembaran, Fathudin, menegaskan bahwa pembangunan ini adalah respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. Ia menekankan pentingnya infrastruktur jalan sebagai penentu kelancaran aktivitas harian warga.

​“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur desa. Jalan ini adalah urat nadi utama aktivitas masyarakat, yang sangat penting bagi sektor pertanian, perdagangan, hingga akses pendidikan anak-anak kita,” tegas Fathudin di lokasi proyek, Senin (10/11/2025).

 

​Fathudin menambahkan, peningkatan jalan yang meliputi proses pengerasan dan pengaspalan ini merupakan solusi atas kendala yang selama ini dihadapi warga. Sebelumnya, kondisi jalan yang kurang memadai kerap menyulitkan mobilitas, khususnya dalam proses pengangkutan hasil bumi menuju pasar.

​Respon positif dan rasa syukur datang dari seluruh lapisan masyarakat Desa Pakembaran. Jalan yang mulus telah lama dinantikan, dan dimulainya pekerjaan ini memberikan harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup.

​“Alhamdulilah sekarang jalan sudah mulai dikerjakan. Kami jadi lebih nyaman dan lancar jika mau ke pasar atau melakukan kegiatan lainnya. Aktivitas sehari-hari pastinya menjadi jauh lebih mudah,” ujar salah seorang warga setempat, Senin.

​Masyarakat Desa Pakembaran menaruh harapan besar bahwa rampungnya infrastruktur dasar ini akan menjadi pemantik awal untuk peningkatan kesejahteraan secara menyeluruh.

Selain memperlancar mobilitas hasil tani, pembangunan ini juga diharapkan turut mempercepat kemajuan di sektor-sektor strategis lain, termasuk potensi pengembangan pariwisata desa di masa mendatang.