PEMALANG — Upaya pengentasan kawasan kumuh dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat terus digencarkan di Kabupaten Pemalang. Sebanyak 17 kepala keluarga (KK) di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami, kini dapat bernapas lega setelah menerima bantuan pembangunan jamban keluarga dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pemalang.

Bantuan sanitasi ini diserahkan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, bersama Ketua Baznas Pemalang, Agus Nurkholis, kepada Kepala Desa Tasikrejo, Sopiyudin, bertempat di Balai Desa Tasikrejo pada Jumat (16/10/2026).

Penyaluran fasilitas sanitasi dasar ini menargetkan warga di lingkungan Dusun 3 (RT 1/RW 5) yang selama ini belum memiliki akses toilet pribadi di dalam rumah. Langkah konkret ini diambil usai Plt Bupati melakukan peninjauan langsung ke area pemukiman warga di sepanjang bantaran sungai setempat.

“Saat kami memantau kondisi di lapangan, terungkap masih ada belasan rumah yang belum dilengkapi jamban. Sanitasi adalah kebutuhan mendasar yang wajib dipenuhi demi kesehatan warga. Cita-cita kita bersama, seluruh rumah di Pemalang memiliki fasilitas buang air yang layak,” ujar Nurkholes.

Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Baznas akan segera melakukan survei teknis ke tiap-tiap kediaman calon penerima sebelum proses konstruksi dimulai. Selain penyediaan sarana fisik, Pemkab Pemalang juga akan memberikan edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan agar masyarakat meninggalkan kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di sungai.

Rasa syukur mendalam disampaikan oleh salah satu penerima manfaat, Sri Lestari. Warga Dusun 3 tersebut mengungkapkan kepuasannya karena tidak perlu lagi mendatangi jamban rakit di tepi sungai saat ingin buang air.

“Sangat berterima kasih kepada Bapak Plt Bupati dan Baznas. Sekarang keluarga kami bisa melakukan aktivitas sanitasi di rumah sendiri dengan lebih aman dan higienis,” tuturnya.