Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Sudah Dua Minggu, Keluarga ABK Pemalang Desak Pemerintah Bantu Pemulangan Jenazah dari Kalimantan

×

Sudah Dua Minggu, Keluarga ABK Pemalang Desak Pemerintah Bantu Pemulangan Jenazah dari Kalimantan

Sebarkan artikel ini

PEMALANG – Penantian panjang dan penuh harap dirasakan keluarga Wahyudi (47), seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang. Sudah genap dua minggu sejak kabar duka diterima, jenazah Wahyudi yang meninggal di kapal Sumber Makmur GT 141 di perairan Kalimantan pada Rabu (16/4/2025) belum juga tiba di rumah duka.

Pihak keluarga, melalui adik kandung almarhum, Arif, mengungkapkan kepedihan dan kekecewaan mendalam atas lambannya proses pemulangan jenazah. Mereka menduga adanya kelalaian dalam penanganan medis di kapal yang berujung pada meninggalnya Wahyudi. Permintaan untuk menyandarkan kapal demi memberikan pertolongan medis ditolak juru mudi dengan alasan aturan pemerintah, sementara korban hanya diberi obat warung dalam kondisi kritis.

“Kami sangat terpukul dengan kepergian kakak. Namun, rasa sedih ini semakin bertambah karena jenazahnya belum juga sampai. Sudah dua minggu kami menunggu dengan cemas,” ujar Arif dengan nada pilu saat dihubungi, Sabtu (26/4/2025)  oleh redaksi CMI News.

Arif menuturkan, pihak keluarga telah berupaya mencari kejelasan hingga ke Jakarta, mendatangi Muara Baru dan akhirnya menemukan kantor perusahaan pemilik kapal di Muara Angke. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian kapan jenazah kakaknya akan tiba di Pemalang.

“Kami memohon dengan sangat kepada pemerintah, baik pemerintah daerah Pemalang maupun pemerintah pusat, untuk memberikan bantuan agar jenazah kakak kami bisa segera dipulangkan. Penantian ini sangat menyiksa batin kami, berharap adanya bantuan pemulangan Jenazah melalui udara ataupun kapal cepat. lanjut Arif.

Keluarga berharap pemerintah dapat turun tangan membantu mempercepat proses administrasi dan logistik pemulangan jenazah Wahyudi dari Kalimantan ke Pemalang. Mereka ingin segera melihat jenazah almarhum untuk memberikan penghormatan terakhir dan melaksanakan pemakaman sebagaimana mestinya.

“Kami hanya ingin kakak kami segera kembali ke rumah. Kami mohon uluran tangan pemerintah,” pungkas Arif dengan suara bergetar, imbuhnya kepada wartwan.

Harapan Bantuan Pemerintah

Keluarga berharap supaya pemerintah Kabupaten Pemalang, semaksimal mungkin untuk memulangkan jenazah untuk lebih cepat. Sementara Bupati Pemalang, saat dihubungi CMI News, pada Sabtu (26/4/2025), Anom Widiyantoro menyampaikan ” Kemarin dinas tenaga kerja dan perikanan sdh mengunjungi perusahaannya”.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga Wahyudi masih terus menunggu kabar baik dan berharap permohonan mereka didengar oleh pihak terkait. Lamanya proses pemulangan jenazah ini menambah duka mendalam bagi keluarga yang tengah berduka.





















banner
error:
Verified by MonsterInsights