
Keesokan harinya, saat dirinya kembali ke sekolah ia melihat beberapa barang elektronik hilang. Menurut keterangannya , pencuri berhasil masuk ke dalam gedung sekolah dengan cara membobol pintu teralis. Setelah berhasil masuk, mereka menggasak sejumlah alat elektronik seperti 3 buah komputer dan 1 printer.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Dogiyai, Fredy Yobee, S.Pd, mengungkapkan rasa kecewa dan prihatin atas kejadian ini. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini terulang kembali. Ini bukan pertama kalinya sekolah kami menjadi sasaran pencurian. Kami berharap pihak berwajib dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku,” ujarnya.











