
Pemalang, 20 April 2025 – Musibah kebakaran yang melanda rumah milik Bapak Kuat Ali Subekhi (55), warga Dusun Karangpule Kidul RT 03 RW 02, Desa Mendelem, Kecamatan Belik, menyisakan duka dan kerugian besar. Namun di balik peristiwa tersebut, terlihat jelas sinergi luar biasa antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membantu proses pemulihan pasca kebakaran.
Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 miliar, menghanguskan rumah korban yang berprofesi sebagai wiraswasta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Menyikapi musibah ini, Babinsa Koramil 11/Belik, Sertu Sugeng Pratikno, segera mengoordinasikan kerja bakti massal bersama warga dan pihak terkait untuk membersihkan sisa-sisa material yang terbakar.
Sekitar 100 orang warga terlibat langsung dalam kegiatan kerja bakti yang digelar pada hari Minggu (20/04/2025). Mereka bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang tersisa, dengan penuh kepedulian dan semangat kebersamaan.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan keamanan, antara lain:
-
Muchammad Maksum, Camat Belik, turut hadir memberikan arahan dan memimpin langsung kegiatan.
-
Ibu Yustina, Kepala Bidang Dinas Sosial Kabupaten Pemalang, menyerahkan bantuan sosial kepada korban.
-
Saryo, Kepala Desa Mendelem, aktif mendampingi warga dan mendukung penuh kegiatan pembersihan.
-
Sertu Fathurizal, Babinsa Koramil 11/Belik, dan Briptu Oky Syahputra, Bhabinkamtibmas Polsek Belik, memberikan dukungan keamanan dan koordinasi selama berlangsungnya kegiatan.
Selain tenaga, Dinas Sosial Kabupaten Pemalang juga menyalurkan bantuan berupa material bangunan, keuangan, dan kebutuhan pokok yang dibutuhkan korban dalam proses pemulihan.

Sertu Sugeng Pratikno, yang turut memimpin kerja bakti, menyampaikan bahwa kekompakan dan sinergi lintas sektor sangat penting dalam menghadapi musibah seperti ini:
“Dengan kerjasama dan sinergi antara berbagai pihak serta dukungan dari masyarakat, kami berharap proses pemulihan pasca kebakaran ini dapat berjalan dengan lancar. Gotong royong dan solidaritas adalah kunci untuk memperkuat kebersamaan dalam menghadapi setiap cobaan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat. Dukungan moril maupun materiil dari seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat meringankan beban korban serta mempercepat proses pemulihan, sehingga keluarga yang terdampak dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan seperti sediakala.






