Anggit menambahkan bahwa ajaran Bung Karno tidak pernah mati ditelan sejarah, justru sebaliknya, dia akan terus diwariskan, terus tumbuh dan berkembang ditangan generasi banteng hari ini dan di masa depan.

“Sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Cilacap, saya mengajak untuk merapatkan barisan, PDIP harus hadir di tengah rakyat bukan saat kampanye, maupun pemilu, akan tetapi setiap saat rakyat membutuhkan keberpihakan”, jelasnya.
Ia juga mengingatkan apa yang telah Bung Karno sampaikan, jangan sekali kali melupakan atau meninggalkan sejarah, dan sejarah akan mencatat apakah kita setia kepada rakyat atau menjadikan mereka saat berkuasa.
Diusia ke-53 PDIP, Anggit mengajak untuk setia kepada ideologi, disiplin, dalam berorganisasi. “Karena menang bukan untuk berkuasa tapi berkuasa untuk mengabdi. Dirgahayu PDIP ke-53, Jayalah Rakyat Indonesia. Merdeka…!”, tutupnya.











