Jakarta, – Sebanyak 32.000 mahasiswa yang lolos dan telah mengikuti pembekalan sebagai peserta Program Kampus Mengajar Angkatan 7 akan menjalankan penugasannya di lebih dari 7.000 sekolah di seluruh Indonesia. Jumat (23/2/2024)
Dampak positif dari pelaksanaan Program Kampus Mengajar turut dirasakan oleh salah satu Alumni Kampus Mengajar Angkatan 6, Febry Novi.
Menurutnya, program ini merupakan wadah yang menjembatani dirinya selaku mahasiswa untuk lebih dekat dengan lingkungan pendidikan Indonesia dengan terjun langsung mengabdi ke sekolah yang membutuhkan bantuan.
Kita harus menyiapkan mental dan fisik yang baik sebagai pelengkap dari ilmu yang sudah didapatkan saat pembekalan.
Niscaya kehadiran teman-teman di sekolah penugasan akan lebih maksimal dan memberikan dampak yang signifikan bagi adik-adik siswa di sekolah,” ucap Novi dalam acara pelepasan dan pendampingan peserta Program Kampus Mengajar Angkatan 7 di Jakarta pada Senin (19/2), dikutip melalui kanal Youtube KEMENDIKBUD RI dan luring secara serempak di 34 provinsi.
Para mahasiswa peserta Program Kampus Mengajar Angkatan 7 yang berasal lebih dari 800 perguruan tinggi ini akan ditugaskan di berbagai tingkat yaitu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di 37 provinsi mulai tanggal 26 Februari 2024 nanti.













