LSM MAUNG: Simbol Negara Harus Direbut Kembali
DPP LSM MAUNG mendesak: Evaluasi total pendidikan nasionalisme: Bukan lagi doktrin hafalan, tapi penghidupan nilai-nilai konstitusi dalam kehidupan nyata.
Reformasi narasi kebangsaan: Negara harus bercerita kembali, bukan dengan retorika kosong, tapi dengan keberanian menampilkan keadilan dan keteladanan nyata.
Pemulihan martabat simbol: Bukan melarang bendera fiksi, tapi membuat rakyat jatuh cinta kembali pada simbol republiknya.
โSimbol bukan soal kain, tapi tentang rasa percaya. Dan kepercayaan itu hanya lahir dari keteladanan, bukan poster, bukan seremoni, bukan iklan kementerian.โ Tutup orang nomor satu di DPP LSM MAUNG
Fenomena ini harus dibaca sebagai indikator krisis batin bangsa. Ketika rakyat lebih percaya pada simbol dari dunia fiksi, itu karena dunia nyata terlalu menyakitkan untuk dipercaya. “Bendera Merah Putih hanya akan kembali bersinar jika para pemegang kuasa hidup dalam nilai yang dilambangkannya”.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














