Meski beban pokok penjualan meningkat tipis 3% menjadi Rp439,74 miliar, pertumbuhan pendapatan yang signifikan mendorong margin keuntungan semakin lebar. Laba bruto pun tercatat melonjak 254,9% menjadi Rp506,86 miliar, dibandingkan Rp142,81 miliar pada semester I-2024.
Efisiensi operasional juga tercermin dari laba usaha yang naik hampir empat kali lipat, menjadi Rp459,96 miliar dari sebelumnya Rp117,71 miliar. Sementara laba sebelum pajak mencatat pertumbuhan 923,8% menjadi Rp394,77 miliar dari Rp38,54 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Struktur Keuangan Menguat
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













