Ia terganjal hatinya tetapi ia hanya bisa berdoa kepada Allah supaya purana tidak terjadi pembangunan TPA menurutnya pembangunan TPA akan menimbulkan masalah bagi kesehatan anak cucu generasi Desa Purana.
“Kenapa pemerintah daerah, atasan kita sistemnya kok seperti itu caranya ya, saya sendiri kurang tau apakah itu dari dewan apakah dari mana saya juga tidak tahu karena tiba-tiba eh mau dibangun,” keluhnya.
Dalam pesannya kiyai sepuh menyampaikan terkait dengan pengelolaan sampah “Saya mengambil pelajaran dari yang sudah -sudah seperti pegongsoran yang mana disitupun tidak pernah terjadi, sekalipun di beri kompensasi. Saya memohon kepada Bupati Pemalang untuk membatalkan rencana pembangunan TPA tersebut ,,” harapnya.
Senada dengan haji muslim Rosadi selaku tokoh masyarakat Desa Purana mengatakan bahwa dirinya tetap kekeh dengan pendiriannya untuk menolak.















