Tangerang, CMI News – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar rangkaian kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 pada 2–7 Juni. Rangkaian acara tersebut mencakup penanaman pohon, uji emisi kendaraan gratis, aksi bersih-bersih (korve), hingga pelaksanaan Car Free Day. Puncak peringatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” ini dipusatkan di Taman Ekspresi, Nusajaya, Kecamatan Karawaci, pada Sabtu (6/6/2026) sebagai bentuk ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap isu iklim.

Dalam sambutannya di puncak acara, Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, menegaskan bahwa perlindungan lingkungan memerlukan kolaborasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, tindakan nyata tidak melulu berfokus pada kebijakan besar, melainkan harus dimulai dari pembiasaan gaya hidup sehari-hari. Mulai dari menanam pohon, memilah dan mengurangi sampah, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai budaya keberlanjutan warga Kota Tangerang.

Rangkaian puncak peringatan diawali dengan aksi penanaman pohon dan pembersihan lingkungan yang juga terhubung secara nasional melalui teleconference bersama Kementerian Lingkungan Hidup. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, H. Wawan Fauzi, SE, S.Kom, MM, menjelaskan bahwa fokus utama gerakan ini adalah memperkuat kebijakan daerah yang selaras dengan upaya mitigasi perubahan iklim nasional, serta meminimalisasi beban pembuangan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

Guna mendukung keberlanjutan program tersebut, Pemkot Tangerang menerima bantuan 500 bibit pohon dari pihak swasta yang siap didistribusikan ke 13 kecamatan. Selain itu, penyerahan bantuan gerobak sampah secara simbolis juga dilakukan untuk mengoptimalkan operasional pengangkutan sampah tingkat wilayah. Langkah ini diharapkan mampu memicu partisipasi aktif masyarakat dalam mengolah sampah mandiri dari rumah tangga dan membatasi pemakaian plastik sekali pakai.