Kendal, Jawa Tengah – Ada kabar gembira bagi para siswa dan orang tua di Kabupaten Kendal. Pemerintah Kabupaten Kendal siap membagikan 25.000 seragam batik baru secara gratis kepada murid-murid SD negeri. Yang istimewa, motif batik ini dirancang khusus oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, atau akrab disapa Mbak Tika.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonai, mengungkapkan bahwa pembagian seragam ini akan menggantikan seragam batik yang digunakan sebelumnya. “Kemungkinan besar di bulan Agustus [2025], soalnya ini kan pasti pengadaannya butuh proses. Insyaallah sementara kalau tidak salah jumlahnya 25 ribu,” ujarnya pada Senin (23/6/2025).
Motif Khas Kendal dalam Nuansa Baru
Feri menjelaskan bahwa seragam batik ini hadir dengan warna dasar merah dan memiliki corak khas Kendal yang unik. Desainnya mencakup elemen-elemen ikonik seperti kendil, pohon Kendal, dan perahu, yang semuanya dirancang langsung oleh Bupati Kendal. “Batik kita kan sudah begitu lama, kemudian ibu bupati itu punya rancangan batik yang baru, warnanya juga sedikit berbeda. Desainnya khas Kendal ada kendilnya, ada pohon Kendal, perahu dan lainnya,” jelasnya.
Yang tak kalah penting, seragam batik ini akan dibagikan dalam bentuk baju jadi, sehingga para siswa dan orang tua tidak perlu lagi direpotkan dengan biaya jahit. Feri menegaskan bahwa pembagian ini gratis dan tanpa pungutan biaya apa pun, bertujuan untuk meringankan beban orang tua siswa. “Bagi siswa yang sudah punya batik sekarang akan diganti, dia tidak perlu beli lagi. Gratis, dan sudah dijahitkan. Yang diberikan itu baju yang sudah jadi,” tegasnya.
Prioritas untuk Tahun Ajaran Baru 2025-2026
Mbak Tika, Bupati Kendal, sebelumnya menyatakan bahwa pada tahap pertama, seragam batik bermotif khas Kendal ini akan diprioritaskan bagi murid SD kelas II, III, dan IV pada tahun ajaran baru 2025-2026. “Untuk tahun ajaran besok, nanti untuk siswa yang kelas satu naik kelas dua, kelas dua naik kelas tiga, dan kelas tiga naik kelas empat itu sedang kami persiapkan baju seragam batik gratis. Dan sudah dalam bentuk baju jadi tidak perlu menjahitkan lagi,” ujarnya.
Saat ini, Disdikbud Kendal sedang berkoordinasi aktif dengan sekolah-sekolah untuk melakukan pendataan ukuran baju seragam yang akan diberikan kepada para murid. “Nanti Disdikbud akan berkoordinasi dengan sekolah-sekolah untuk pengajuan ukurannya. Harapannya ini bisa membantu dan meringankan orang tua murid,” pungkas Mbak Tika.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban finansial orang tua, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan siswa terhadap budaya lokal Kendal melalui seragam batik yang unik dan berkarakter.


















