- Penyelesaian Lokal: Desa tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pembuangan ke TPA kabupaten. Masalah sampah dikelola dan diselesaikan di dalam wilayah desa sendiri.
- Sistem Pengolahan Terpadu: Sampah yang masuk dipilah secara ketat. Hal ini meminimalisir volume limbah yang terbuang dan memaksimalkan potensi pemanfaatan kembali (reuse/recycle).
- Kesadaran Warga: Adanya edukasi berkelanjutan yang membuat partisipasi masyarakat dalam memilah sampah dari rumah tangga terus meningkat.
Inspirasi untuk Pemalang yang Lebih Hijau
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam sambutannya berharap keberhasilan Desa Randudongkal bisa menularkan semangat “virus hijau” ke desa-desa lain. Kemandirian sampah di tingkat desa dianggap sebagai solusi paling efektif untuk mengurangi beban lingkungan di skala kabupaten.
Dengan predikat juara ini, Desa Randudongkal telah membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang. Selama ada visi kepemimpinan yang kuat dan dukungan komunitas yang solid, lingkungan yang bersih dan sehat bukan lagi sekadar impian.













