Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat stimulus fiskal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan alokasi anggaran Rp20 triliun untuk penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan, yang menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam pembenahan data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Program ini akan difokuskan pada peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan peserta yang didaftarkan pemerintah daerah (PBU Pemda) yang statusnya nonaktif akibat tunggakan lama.
BLT Rp30 Triliun Siap Cair, Dorong Daya Beli Akhir Tahun
Pemerintah juga memastikan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp30 triliun segera disalurkan pada Triwulan IV 2025. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta pemerintah daerah mempercepat verifikasi data penerima, mengingat kali ini jumlah penerima diperluas menjadi 34,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Dari jumlah itu, 14 juta KPM merupakan penerima baru berdasarkan data Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang baru diperbarui. Proses verifikasi ditargetkan rampung dalam lima hari agar pencairan bisa segera dilakukan.













