“Jenis lainnya seperti mentik wangi sekarang di Rp. 19.500, dari sebelumnya Rp. 16.000. selain itu kenaikan juga di beras ketan yang mencapai Rp. 23.000 dari sebelumnya Rp. 18.000, serta beras ketan merah dari Rp. 15.000 sekarang menjadi Rp. 19.000”, jelasnya.
Menurut Susanto, kenaikan ini sudah terjadi sejak dua bulan terus merangkak naik, penyebabnya gagal panen, kena banjir, hama.
“Untuk penjualan permintaan tidak berpengaruh pada harga, karena orang butuh makan jadi beli beras terus, kalaupun naik berapa berapa tetap beli. Harapannya ya harga stabil”, imbuhnya.
Warga Purwokerto Mengeluh
Sementara itu, Sofiatun, salah satu konsumen mengatakan agak susah, semua harga naik, duitnya juga sedikit susah.
“Soalnya duitnya sekarang juga susah, jadi ya gimana lagi semua harga naik, sayuran, beras juga naik. Biasa beli 5 kilo beras sekarang ngecer beli 2 kilo, kemampuan beli segitu mau bagaimana”, keluhnya.
Senada degan Sofiatun, Iin juga merasa berat apa lagi dirinya ekonomi kaum kecil, kalau suami kerja tidak masalah, kalau pas tidak kerja saya keberatan.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















