Ekspektasi penurunan suku bunga membuat biaya peluang memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga menarik lebih banyak minat investor. Selain itu, potensi pelemahan dolar AS turut memperkuat tren penguatan harga emas.
Dalam catatannya, UBS memperkirakan harga emas berpotensi menembus US$4.200 per troy ons dalam beberapa bulan mendatang.
“Penurunan suku bunga riil AS dan ekspektasi pelemahan dolar akan menjadi katalis utama penguatan emas,” tulis UBS.













