Motif di Balik Seragam: Tekanan Ekspektasi Keluarga
Dalam pemeriksaan di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, terungkap fakta yang cukup memprihatinkan. KN mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena merasa malu kepada keluarganya di Palembang.
Ia diketahui pernah melamar sebagai pramugari di maskapai tersebut namun dinyatakan tidak lolos seleksi. Karena telanjur memendam harapan besar—atau mungkin telah menjanjikan keberhasilan kepada orang tuanya—ia memilih untuk berpura-pura telah bekerja sebagai pramugari.
Semua atribut tersebut ia beli secara mandiri melalui toko daring. Awalnya, ia berniat berganti pakaian biasa setibanya di bandara, namun karena keterbatasan waktu, ia terpaksa naik ke pesawat tetap dengan seragam tersebut.
Berakhir Damai Tanpa Jalur Hukum
Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, memastikan bahwa tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kasus ini. KN tidak melakukan penipuan materiil terhadap penumpang lain maupun gangguan keamanan penerbangan yang bersifat kriminal.











