
Pemalang – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, S. Hub. Int., meninjau langsung progress pembangunan saluran irigasi tersier di wilayah Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, pada Rabu (1/10/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk mengawal program strategis pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Pembangunan saluran irigasi ini berlokasi di dua titik krusial, yaitu di Desa Bodeh yang dikerjakan oleh Poktan Ngudi Mulyo dan di Desa Kesesirejo yang dilaksanakan oleh Poktan Tani Subur.
Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Dandim Muhammad Arif didampingi sejumlah pejabat dari berbagai instansi terkait, menunjukkan sinergi yang kuat dalam pengawasan proyek. Turut hadir mendampingi antara lain: Pasiter Kodim 0711/Pemalang, Kapten Arm Eko Budiharjo., Hari Kuncoro, ST. dan Herdiana, Kusuningrum, ST. MT. dari BBWS Pemali Juana Semarang, danSertu Heru dari Denzibang Pekalongan serta Anggota Koramil Bodeh.
Dandim menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, transparan, dan tepat waktu.
Mendukung Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Dandim Muhammad Arif menekankan pentingnya pembangunan irigasi tersier ini sebagai tulang punggung untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat.
“Pembangunan irigasi tersier ini adalah program strategis untuk mendukung ketahanan pangan kita. Dengan saluran air yang memadai, kami berharap para petani di Bodeh dan Kesesirejo akan lebih mudah mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas panen mereka,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, TNI AD, khususnya Kodim 0711/Pemalang, berkomitmen penuh untuk selalu hadir dan mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Harapannya, selesainya proyek ini dapat memberikan manfaat nyata yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berpesan agar pekerjaan ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan dapat diselesaikan tepat waktu. Kehadiran TNI bersama masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyelesaian program sehingga hasilnya dapat segera dirasakan oleh para petani,” tutup Dandim.
Proyek irigasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan tata kelola air, mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan, dan memastikan kontinuitas pasokan air untuk lahan pertanian di Kecamatan Bodeh.






