Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pendidikan

Dana BOS Tahap 1 Cair Rp 366 Juta, Mengapa Siswa SMPN 1 Bantarbolang Masih Ditarik Rp 850 Ribu untuk Study Tour?

×

Dana BOS Tahap 1 Cair Rp 366 Juta, Mengapa Siswa SMPN 1 Bantarbolang Masih Ditarik Rp 850 Ribu untuk Study Tour?

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, CMI News – Praktik pengelolaan anggaran di SMP Negeri 1 Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, kini memicu kegaduhan dan tanda tanya besar. Di tengah kucuran Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang mencapai ratusan juta rupiah, pihak sekolah justru menarik pungutan sebesar Rp 850.000 per siswa untuk kegiatan study tour.

Berdasarkan data profil sekolah, yang berhasil dihimpun CMI News, SMP Negeri 1 Bantarbolang tercatat memiliki 672 murid dengan status akreditasi A.

Kejanggalan muncul saat menilik rincian penggunaan Dana BOS Tahap 1 yang baru saja dicairkan pada 22 Januari 2025 senilai Rp 366.850.000. Dari total dana tersebut, negara telah mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp 38.059.600 untuk pos Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler.

Selain itu, terdapat beberapa alokasi besar lainnya yang sudah dicairkan pada tahap 1 ini, antara lain:

  • Pengembangan Perpustakaan: Rp 62.316.000
  • Kegiatan Asesmen/Evaluasi Pembelajaran: Rp 54.110.200
  • Administrasi Kegiatan Sekolah: Rp 37.619.500
  • Pemeliharaan Sarana dan Prasarana: Rp 90.827.500
  • Pembayaran Honor: Rp 53.412.000

Keberadaan anggaran ekstrakurikuler senilai puluhan juta rupiah tersebut memicu pertanyaan kritis dari wali murid: Mengapa biaya perjalanan masih dibebankan sepenuhnya kepada orang tua, sementara anggaran negara untuk kegiatan siswa sudah tersedia?

Bagi banyak orang tua, biaya Rp 850.000 merupakan beban yang sangat berat. Sejumlah wali murid mengaku harus mencari pinjaman atau berutang agar anak mereka tetap bisa mengikuti kegiatan demi menjaga mental dan pergaulan sang anak.





banner
error:
Verified by MonsterInsights