CMI News — Sistem perpajakan nasional berbasis digital, Coretax, kembali menjadi sorotan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tak ingin lagi bergantung pada vendor asing setelah serangkaian masalah teknis muncul dalam implementasi sistem ini.

Coretax, yang dikembangkan oleh perusahaan Korea Selatan LG CNS Qualysoft Consortium, disebut memiliki sejumlah kekurangan saat hasil pekerjaannya diserahkan kepada pemerintah.

“Saat delivery, dugaan saya quality control tidak dilakukan dengan baik. Sebelum dipakai seharusnya diuji dulu secara menyeluruh,” ujar Purbaya dikutip Senin (27/10/2025).

Isu Kualitas & Respons Vendor Jadi Keluhan Utama

Menurut Purbaya, pengembangan software apalagi sekelas sistem perpajakan, harus melalui pengujian yang berkelanjutan dari awal desain hingga setelah peluncuran. Minimnya uji coba membuat berbagai kendala akhirnya muncul ketika Coretax mulai digunakan publik.

Selain itu, ia mengkritik sikap vendor yang kurang responsif terhadap keluhan pemerintah.

“Kalau ditanya, mereka cuek. Respon lama. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Situasi ini memperlihatkan bahwa ketergantungan terhadap teknologi pihak asing menyimpan risiko besar bagi sistem yang sangat vital seperti perpajakan nasional.

Kontrak dengan LG Berpotensi Diputus

Pemerintah mengambil langkah tegas. Purbaya menyampaikan niat untuk memutus kontrak kerja sama dengan LG, terutama jika kualitas yang diberikan tidak sesuai harapan.

“Ketergantungan pada pihak asing akan kita putus. Apalagi kalau kualitasnya jelek,” katanya.

Keputusan ini sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengoptimalkan kemampuan talenta digital dalam negeri.

SDM Lokal Disebut Lebih Siap Mandiri

Purbaya menekankan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki sumber daya manusia yang mumpuni dalam pengembangan teknologi.

“Orang Indonesia punya kemampuan. Kita akan serius memanfaatkan itu,” jelasnya.

Setelah source code sepenuhnya diserahkan oleh kontraktor kepada pemerintah, tim pengembang lokal akan mengambil alih untuk memperbaiki dan mempercepat penyempurnaan sistem Coretax.

“Saya yakin begitu source code sudah di tangan kita, perbaikan akan lebih cepat,” ungkapnya optimistis.