Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
DPR RI

“Bukan Sekadar Janji, Ini Strategi Rizal Bawazier Atasi Banjir Rob di Pantura”

×

“Bukan Sekadar Janji, Ini Strategi Rizal Bawazier Atasi Banjir Rob di Pantura”

Sebarkan artikel ini

 

Prioritas Jangka Pendek

Rizal mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah mengawal pengajuan bantuan pembangunan talut atau tanggul penyangga untuk 11 desa di wilayah Ulujami, Kabupaten Pemalang, yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami tidak ingin warga terus menunggu tanpa kepastian. Untuk langkah darurat, saya sudah berkomunikasi dengan Kementerian BUMN agar mendorong perusahaan-perusahaan negara menyalurkan dana CSR mereka untuk membangun talut di 11 desa tersebut,” ujar Rizal Bawazier saat dihubungi pada Minggu siang.

Menurutnya, proposal dari desa-desa terdampak sudah masuk ke meja kementerian. Saat ini, prosesnya sedang dalam tahap penentuan BUMN pelaksana agar bantuan bisa segera dieksekusi di lapangan.

Jangka Panjang

Selain langkah taktis, Rizal juga menyoroti pentingnya integrasi proyek strategis nasional (PSN). Ia mendorong agar pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa tidak hanya berhenti di Semarang, tetapi diperluas hingga ke wilayah Pekalongan dan Batang.

“Strategi jangka panjangnya adalah Giant Sea Wall. Saya telah menyampaikan kepada pemerintah pusat bahwa wilayah Ulujami hingga Batang bagian barat harus masuk dalam prioritas pembangunan tahap berikutnya setelah Jakarta dan Semarang,” tegasnya.

Wilayah yang diusulkan masuk dalam peta prioritas tersebut meliputi diantaranya, Ulujami (Pemalang), Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Batang Barat

Sebagai wakil rakyat dari Dapil X (Pekalongan, Batang, Pemalang), Rizal menekankan bahwa dirinya akan terus mengawasi realisasi janji pemerintah dan koordinasi antar-lembaga. Ia menilai, sinergi antara anggaran negara (APBN), dana CSR BUMN, dan kebijakan pemerintah daerah adalah kunci utama keberhasilan penanganan rob.

























banner
error:
Verified by MonsterInsights