Distribusi dilakukan melalui jalur darat untuk logistik non-pangan, seperti tenda, matras, selimut, dan pakaian, serta jalur udara untuk daerah pengungsian terpencil. Abdul menekankan tidak ada penumpukan bantuan dan seluruh logistik dicatat dengan rapi untuk memastikan distribusi tepat waktu.
Partisipasi tinggi dari berbagai pihak—K/L, BUMN, swasta, organisasi masyarakat, hingga individu—membuat pasokan bantuan terus mengalir. BNPB menargetkan setidaknya 60% logistik yang masuk bisa terdistribusi pada hari yang sama, sedangkan sisanya dikirim keesokan harinya.












