Dalam kegiatan tersebut, hadir Aji Widyatmoko, selaku PPK Pemberdayaan Air Baku BBWS Pemali Juana, yang menjelaskan bahwa tujuan utama rehabilitasi JIAT ini adalah untuk memperbaiki sistem distribusi air, meningkatkan efisiensi energi, serta mendukung produktivitas dan ketahanan pangan masyarakat setempat.
“ Sebelumnya jaringan irigasi di Banjarmulya masih terbatas dan banyak sawah yang kesulitan mendapatkan air. Setelah dilakukan rehabilitasi, sistemnya kini lebih efisien dengan penggunaan listrik dan pengaturan debit melalui bak kontrol V-notch dan pipa orifice,” jelas Aji.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Sementara itu, Ranoto, selaku Ketua Operator Sumur Wilayah Banjarmulya, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BBWS Pemali Juana atas perhatian dan dukungan terhadap petani di wilayahnya.
“Dengan adanya program ini, pengairan sawah menjadi lebih lancar dan hasil pertanian kami meningkat. Para petani sangat terbantu, terutama saat musim kemarau,” ujar Ranoto.
Program rehabilitasi ini juga memperkenalkan inovasi sistem pengairan berbasis listrik yang menggantikan mesin diesel, sehingga lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Selain itu, pemasangan bak kontrol tipe V-notch dan pipa orifice membantu petani dalam mengatur serta memantau debit air secara akurat, memastikan pasokan air tetap stabil di seluruh area sawah.














